Polisi Cari Pengemudi Becak Mesin Pascakecelakaan Maut di Kuta Baro

Tampak petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang melibatkan mobil penumpang, sepeda motor, dan becak mesin di Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar. Minggu 21 Juni 2026 [Dok. Polresta Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan yang melibatkan mobil penumpang, sepeda motor, dan becak mesin di Gampong Cot Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Sabtu, 20 Juni 2026 malam.

Korban, Rafa Alfarabi (20), warga Kota Langsa, mengalami luka berat di bagian kepala.

Sementara pengemudi mobil Toyota Calya, Lukman Hakim (45), warga Banda Aceh, tidak mengalami cedera.

Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban mengendarai Honda Vario dari arah Cot Iri menuju Lamnyong.

Setibanya di lokasi, korban diduga tidak melihat becak mesin di depannya karena kendaraan tersebut tidak menggunakan lampu penerangan.

“Korban yang melaju dari arah Cot Iri menuju Lamnyong diduga kurang memperhatikan keberadaan becak mesin di depannya. Becak mesin tersebut tidak dilengkapi lampu penerangan sehingga bagian depan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban menabrak bagian belakang bak becak mesin,” ujar Mawardi, Minggu (21/06/2026).

Akibat benturan itu, sepeda motor oleng ke kanan dan korban terjatuh hingga bertabrakan dengan Toyota Calya yang datang dari arah berlawanan.

“Benturan dengan mobil menyebabkan korban bersama sepeda motornya terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara pengemudi becak mesin yang belum diketahui identitas maupun nomor polisinya langsung meninggalkan lokasi kejadian,” katanya.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Berdasarkan keterangan warga, korban diduga telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat kecelakaan terjadi, cuaca hujan, kondisi jalan basah, serta minim penerangan karena berada di sekitar area perkebunan.

Polresta Banda Aceh masih menyelidiki kasus tersebut dan mencari pengemudi becak mesin yang diduga terlibat.

“Kami mengimbau kepada pengemudi becak mesin yang terlibat agar segera melapor dan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan serta penyelesaian perkara kecelakaan ini,” ujar Mawardi.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik, terutama saat berkendara pada malam hari maupun cuaca buruk.

“Lampu penerangan merupakan perlengkapan yang sangat penting untuk keselamatan berkendara. Gunakan lampu kendaraan sesuai ketentuan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya pada malam hari,” pungkasnya.(R015)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...