Banda Aceh. RU – 96 peserta dari sembilan kecamatan di Banda Aceh mengikuti Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi UPTD BLK Banda Aceh Academy (BAA) yang resmi dibuka Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Kamis (11/06/2026).
Para peserta tersebut akan mengikuti pelatihan selama 160 jam atau setara 20 hari, dengan empat bidang keahlian, yakni Las Listrik, Teknik Pendingin (teknisi AC), Pembuatan Roti dan Kue, serta Pemasaran Digital dan Branding.
Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan seminar kit oleh Wali Kota Illiza.
Illiza menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan dunia kerja.
“Ini adalah bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan dunia kerja,” ujarnya.
Ia menyebut BAA hadir sebagai ruang pelatihan yang lebih dekat dengan kebutuhan pasar kerja, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mendukung semangat Kota Kolaborasi.
“Ini sejalan dengan semangat Kota Kolaborasi, di mana pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat bergerak bersama membangun ekosistem peningkatan kompetensi yang berkelanjutan,” kata Illiza.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak hanya berorientasi pada sertifikat, melainkan pada penguasaan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.
“Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi kejar kompetensi. Karena keterampilan adalah modal yang tidak akan habis dipakai,” ujarnya.
Sementara itu, Kadisnaker Banda Aceh Fahmi menjelaskan seluruh peserta telah melalui proses seleksi, termasuk wawancara serta pemetaan minat dan bakat.
Setelah pelatihan, peserta juga akan mengikuti uji sertifikasi untuk memastikan kesiapan masuk dunia kerja.(R015)














