Syiar Islam dan Kebersamaan, Aceh Besar Gelar Pawai Ta’aruf 15 Juni

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi. Selasa 9 Juni 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan menggelar Pawai Ta’aruf untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada Senin, 15 Juni 2026 malam di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Kegiatan tahunan yang dimulai pukul 20.30 WIB itu dipusatkan di depan Masjid Jamik Lambaro dan kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Lambaro sebagai titik start dan finish pawai.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus mengajak masyarakat menyambut pergantian tahun Hijriah dengan aktivitas yang edukatif dan religius.

“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi sarana refleksi dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui Pawai Ta’aruf ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan dan mengagungkan syiar Islam di Aceh Besar,” ujar Rusdi, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Selasa (09/06/2026).

Menurut dia, pawai akan diperlombakan dalam dua kategori, yakni mobil hias menggunakan kendaraan jenis L-300 dan pawai pejalan kaki yang melibatkan unsur gampong, majelis taklim, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan.

Panitia juga akan menggelar technical meeting pada 13 Juni 2026 di Aula UDKP Kecamatan Ingin Jaya untuk membahas ketentuan lomba, rute, dan aspek teknis pelaksanaan.

Adapun rute pawai pejalan kaki dimulai dari kawasan Masjid Jamik Lambaro/MPP, melintasi Bundaran Lambaro, Simpang Lamreung, kawasan Meuligoe Wali Nanggroe, lalu kembali ke titik akhir di Lambaro.

Rusdi menambahkan, panitia menyediakan hadiah, piagam, dan Trofi Piala Bergilir Bupati Aceh Besar bagi para pemenang.

“Kami berharap partisipasi aktif dari seluruh masyarakat Aceh Besar. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Hijriah,” katanya.

Ia menegaskan, Pawai Ta’aruf bukan sekadar perlombaan, melainkan media dakwah dan syiar Islam yang mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Aceh Besar dalam menyambut tahun baru Hijriah.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...