Safaruddin Resmi Dilantik Jadi Sekjen Aspeksindo 2025-2030

Bupati Abdya Safaruddin saat membacakan SK susunan pengurus Aspeksindo periode 2025-2030, pada momen pelantikan, di Hotel Borobudur. Selasa 14 April 2026. [Foto Dok : Prokopim Abdya/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr Safaruddin S Sos MSP, resmi dilantik sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) periode 2025–2030.

Pada kesempatan yang sama, Dr Hj Erlina SH MH yang juga Bupati Mempawah, Kalimantan Barat, ditunjuk sebagai Ketua Umum organisasi tersebut.

Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026, dan dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.

Acara tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah dari wilayah kepulauan serta pesisir di Indonesia, bersama pejabat kementerian terkait.

Safaruddin menyatakan pelantikan itu mencerminkan kepercayaan nasional terhadap kepemimpinannya dalam memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dengan karakteristik serta tantangan pembangunan yang beragam.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayai saya untuk mengemban amanah baru di tingkat nasional ini,” kata Safaruddin, Rabu (15/04/2026).

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam memperjuangkan kepentingan kawasan pesisir dan kepulauan di tingkat nasional.

“Aspeksindo berperan menjembatani aspirasi daerah pesisir dengan pemerintah pusat. Saya bersama ketua dan teman-teman pengurus akan memperjuangkan regulasi yang lebih berpihak pada masyarakat pesisir,” ujarnya.

Menurut dia, wilayah kepulauan dan pesisir masih menghadapi persoalan mendasar, mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses ekonomi, hingga kerentanan terhadap bencana.

“Ke depan, Aspeksindo harus menjadi wadah yang kuat untuk menyuarakan kebutuhan daerah pesisir dan kepulauan, agar mendapat perhatian lebih dalam kebijakan pembangunan nasional,” tuturnya.

Sebagai Sekjen, Safaruddin menegaskan komitmennya memperkuat peran organisasi dalam merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah pusat, terutama terkait pengelolaan sumber daya kelautan, pengembangan ekonomi berbasis pesisir, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

“Kita akan berusaha memperjuangkan kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi wilayah kepulauan dan pesisir di Indonesia,” katanya.

Dalam kepengurusan nasional periode ini, sejumlah kepala daerah dari Aceh turut bergabung, antara lain Bupati Aceh Selatan Mirwan sebagai Wakil Bendahara Umum dan Bupati Aceh Barat Tarmizi sebagai Ketua Bidang Diplomasi Maritim.

Selain itu, Bupati Simeulue Mohammad N Mikaris ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah I Aceh, didampingi Wakil Bupati Aceh Jaya Safwandi serta Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon.

Posisi Sekretaris Wilayah I diemban Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, dengan Wakil Sekretaris Bupati Pidie Sarjani Abdullah bersama Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam.(T018)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...