Banda Aceh. RU – Yusri Yusuf kembali dipercaya untuk memimpin Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031.
Yusri terpilih secara aklamasi dalam gelaran Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung pada 7-8 April 2026, di Gedung Wali Nanggroe, Banda Aceh.
Terpilihnya kembali Yusri Yusuf merupakan hasil mufakat para peserta Mubes, di mana ia muncul sebagai calon tunggal dalam bursa pemilihan ketua.
Tidak adanya usulan kandidat lain dari perwakilan MAA tingkat kabupaten/kota memperkuat legitimasi Yusri untuk melanjutkan estafet kepemimpinan lembaga adat tertinggi di Serambi Mekkah tersebut.
Yusri Yusuf pun menegaskan komitmennya untuk membawa MAA menjadi lembaga yang lebih progresif dalam menjaga nilai-nilai luhur di masyarakat.
Ia berharap ke depan, perangkat adat dan masyarakat Aceh secara luas dapat lebih aktif menjalankan sendi-sendi kehidupan sesuai dengan tatanan adat yang berlaku.
“Harapan kita ke depan, orang adat ini harus bisa beraktivitas sesuai dengan adatnya. Kita ingin memastikan bahwa lembaga ini hadir untuk mendukung dan memfasilitasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan adat istiadat dalam segala aspek kehidupan,” ujar Yusri.
Ke depan, di bawah kepemimpinan Yusri Yusuf, MAA diproyeksikan akan lebih fokus pada program-program pelestarian budaya dan penguatan hukum adat guna menjaga identitas keacehan di tengah arus modernisasi.(TH05)














