Dishub Aceh Barat Tertibkan Juru Parkir Liar

Penertiban Parkir
Petugas Dishub Aceh Barat melakukan penertiban parkir liar di wilayah Kota Meulaboh, Sabtu (04/04/2026). (Foto: Dok Diskominsa Aceh Barat)

Meulaboh. RU – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Barat melakukan penertiban terhadap juru parkir liar di Kota Meulaboh pada Sabtu, 4 April 2026.

Sekretaris Dishub Aceh Barat, Meylizar Win mengatakan, saat ini masih ditemukannya parkir liar dan penguatan tidak sesuai ketentuan di kota Meulaboh khususnya di titik–titik keramaian.

“Parkir adalah salah satu sumber PAD yang sangat potensial, namun selama ini masih banyak kebocoran akibat praktik liar di lapangan. Karena itu, kami lakukan penertiban secara menyeluruh,” kata Meylizar, Minggu (05/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa, berdasarkan Qanun Nomor 1 tahun 2024 tarif parkir resmi roda dua atau sepeda motor di Aceh Barat adalah Rp 1.000, dan roda empat atau mobil Rp 2.000.

“Jika ada pungutan di atas tarif tersebut, masyarakat berhak menolak dan segera melaporkannya. Setiap gampong, badan usaha, maupun pihak lain yang ingin ikut serta dalam pengelolaan perparkiran harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dishub,” ujarnya.

Koordinasi tersebut bertujuan untuk menghindari tumpang tindihnya kewenangan serta untuk memastikan seluruh penerimaan disetorkan sesuai dengan aturan, dengan demikian maka dapat mendukung pembangunan daerah.

“Penataan parkir bukan semata-mata bertujuan meningkatkan PAD saja, tetapi juga menjaga ketertiban lalu lintas, kelancaran mobilitas warga, serta kenyamanan pengunjung di pusat-pusat kegiatan masyarakat,” katanya.(TH05)

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...