Burni Telong Masih Berstatus Waspada

BurNiTelong
Gunungapi Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah masih berstatus Waspada. (Foto: PVMBG)

Redelong. RU – Aktivitas Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah masih menunjukkan dinamika di atas normal.

Dalam dua pekan terakhir, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merekam 139 kali gempa Vulkanik Dalam (VA), dan status gunung api tersebut tetap berada pada Level II (Waspada).

Data itu tertuang dalam surat laporan Nomor 347.Lap/GL.03/BGL/2026 tertanggal 3 Maret 2026 yang ditandatangani Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria.

Dalam laporan periode 16 hingga 28 Februari 2026 itu, selain 139 gempa Vulkanik Dalam, juga tercatat 1 gempa Vulkanik Dangkal (VB), 25 gempa Tektonik Lokal, dan 38 gempa Tektonik Jauh.

Rata-rata gempa Vulkanik Dalam mencapai 10 kejadian per hari dan dinilai masih berada di atas tingkat normal.

“Aktivitas kegempaan teramati sedikit mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya,” tulis Lana Saria dalam laporan tersebut.

Secara visual, selama periode pengamatan tidak teramati hembusan asap kawah, namun potensi erupsi tetap ada, baik yang dipicu gempa tektonik di sekitar gunung maupun erupsi freatik yang bisa terjadi tanpa peningkatan kegempaan signifikan.

Badan Geologi juga mengingatkan potensi bahaya gas vulkanik di area solfatara dan fumarol yang berisiko meningkat saat cuaca mendung atau hujan.

Dengan status Level II (Waspada), masyarakat dan pendaki direkomendasikan tidak mendekati kawah dalam radius 3 kilometer serta tidak beraktivitas di sekitar fumarol dan solfatara.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *