Kualasimpang. RU – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menyalurkan donasi Rp 175 juta bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan diberikan melalui Yayasan Manulife Peduli pada 28 Februari 2026.
Head of Corporate Communication Manulife Indonesia, Fitriannisa Soegiharto, Selasa (3/3/2026) malam, kepada rahasiaumum.com, mengatakan dana tersebut berasal dari kontribusi karyawan Manulife Indonesia, Manulife Syariah Indonesia, Manulife Aset Manajemen Indonesia, DPLK Manulife Indonesia, serta yayasan.
“Donasi ini berasal dari kontribusi para karyawan Manulife Indonesia, Manulife Syariah Indonesia, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), DPLK Manulife Indonesia, serta Yayasan Manulife Peduli,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bantuan disalurkan dalam bentuk perlengkapan rumah tangga, kebutuhan sanitasi, konsumsi, pakaian, perlengkapan ibadah, dan dukungan lain kepada lebih dari 200 warga.
Menurut Fitriannisa, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat kembali beraktivitas.
Ia menambahkan, Manulife Financial Corporation merupakan penyedia layanan keuangan internasional yang berkantor pusat di Toronto, Kanada.
Perusahaan beroperasi sebagai Manulife di Kanada dan Asia, serta sebagai John Hancock di Amerika Serikat.
“Berlandaskan ambisi kami untuk menjadi pilihan nomor satu bagi nasabah, kami beroperasi sebagai Manulife di Kanada dan Asia, serta sebagai John Hancock di Amerika Serikat, menyediakan nasihat keuangan, asuransi, dan solusi kesehatan untuk individu, kelompok, dan bisnis,” ujarnya.
Melalui Manulife Wealth & Asset Management, perseroan menawarkan solusi investasi global, perencanaan finansial, serta layanan dana pensiun.
Hingga akhir 2025, grup memiliki lebih dari 37.000 karyawan, 106.000 agen, dan melayani lebih dari 37 juta pelanggan di 25 pasar.
Fitriannisa menuturkan, saham perusahaan diperdagangkan dengan kode MFC di bursa Toronto, New York, dan Filipina, serta kode 945 di Hong Kong.
Didirikan pada 1985, Manulife Indonesia merupakan bagian dari grup jasa keuangan asal Kanada tersebut.
Perusahaan menyediakan asuransi jiwa, perlindungan kesehatan dan kecelakaan, investasi, serta program pensiun bagi nasabah individu maupun kumpulan di Tanah Air.
Melalui lebih dari 16.000 tenaga penjualan profesional di lebih dari 50 kantor pemasaran, perseroan melayani sekitar 2 juta nasabah.
Perusahaan terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
“PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Manulife Indonesia, ikuti kami di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, atau kunjungi www.manulife.co.id, yang memberikan informasi secara lengkap,” pungkas Fitriannisa.(S011)














