Banda Aceh. RU – Persiraja Banda Aceh berhasil mengamankan tiga poin penting usai menundukkan Persikad Depok dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H Dimurthala, pada Minggu malam, 11 Januari 2026.
Kemenangan tersebut mendongkrak optimisme Laskar Rencong untuk terus bersaing di papan atas klasemen Grup 1.
Dengan tambahan tiga poin ini, membuat Persiraja kokoh di peringkat keempat klasemen sementara Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26 dengan koleksi 23 poin.
Sementara Persikad Depok harus puas berada di posisi kelima dengan 21 poin
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, mengaku bersyukur atas hasil positif tersebut.
Menurutnya, tiga poin yang diraih sangat krusial mengingat ketatnya persaingan di papan tengah dan atas klasemen.
“Syukur Alhamdulillah atas kemenangan malam ini. Tiga poin ini sangat penting buat kami untuk pelan-pelan menatap ke papan atas,” kata Akhyar dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sejak awal laga, Persiraja tampil dominan dengan tempo permainan tinggi untuk menekan lini pertahanan Persikad yang memilih bermain bertahan.
Meski demikian, keunggulan penguasaan bola tersebut belum mampu langsung dikonversi menjadi gol pada babak pertama.
Akhyar menilai anak asuhnya mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang.
Namun, ia mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah, terutama karena proses adaptasi sejumlah pemain anyar yang baru bergabung.
“Kami punya banyak peluang, tapi memang belum semuanya bisa menjadi gol. Hampir 50 persen pemain kami adalah wajah baru, jadi wajar kalau masih terlihat salah lari dan salah passing. Itu bagian dari proses,” ujarnya.
Pada pertandingan ini, Akhyar langsung menurunkan tiga pemain anyar, yakni Frank Sakoy, Juan Mera, dan Jackson sebagai starter.
Ketiganya dinilai memberi warna baru dalam skema permainan Persiraja, khususnya dalam membangun serangan dari lini tengah ke depan.
Peluang pertama Persiraja lahir melalui Juan Mera, ketika pemain asal Spanyol itu melepaskan tembakan usai melewati dua pemain lawan, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Persikad.
Juan kembali mengancam pada menit ke-38 melalui kerja sama satu-dua dengan kapten tim Fitra Ridwan, tetapi sepakan kerasnya masih mampu ditepis kiper Persikad, Rohan.
Meski berada di bawah tekanan, Persikad Depok yang diasuh Achmad Zulkifli tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang Persiraja hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Persiraja sempat kehilangan penguasaan bola.
Akhyar pun kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan David Laly, Yasvani, dan Aqsal Habib menggantikan Adit, Frank Sakoy, serta Jackson.
Perubahan tersebut terbukti efektif dan membuat permainan tuan rumah kembali hidup.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-71 saat Yasvani yang bergerak di sisi kanan mengirimkan umpan lambung ke dalam kotak penalti.
Bola berhasil disambut sundulan Flynn Connor dan menggetarkan gawang Persikad, dan gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan kemarin.
Persikad hampir menyamakan kedudukan pada masa injury time menit ke-90+6 melalui tendangan bebas Ardiansyah.
Namun, kiper Persiraja, M Reza, tampil sigap dengan menepis bola dan memastikan kemenangan tetap berada di tangan tuan rumah.
Menanggapi laga tersebut, Pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli, mengakui keunggulan Persiraja.
Ia menilai perubahan komposisi pemain yang dilakukan tuan rumah membuat timnya kesulitan membaca pola permainan lawan.
“Setelah kami analisa, memang ada beberapa perubahan pemain di Persiraja. Itu membuat kami agak kewalahan,” kata Achmad.
Ia memastikan seluruh pemain Persikad berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami cedera, meski pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi.
“Alhamdulillah, dari kami Persikad tidak ada yang mengalami cedera,” ujarnya.
Achmad juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Depok dan para pendukung Persikad karena timnya gagal melanjutkan tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat Depok dan suporter karena tidak bisa melanjutkan tren positif. Kami harus mengakui keunggulan Persiraja,” katanya.
Meski kalah, Achmad optimistis Persikad masih memiliki waktu untuk berbenah.
Menurutnya, kompetisi masih panjang dengan sekitar 13 pertandingan tersisa, ditambah jendela transfer yang masih terbuka selama satu bulan.
“Persaingan ke depan akan semakin ketat. Kami akan terus bekerja keras agar ke depan bisa tampil lebih baik,” ucapnya.
Dengan kemenangan ini, Persiraja Banda Aceh terus menjaga posisi di papan atas klasemen Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26 dan menatap laga berikutnya menghadapi PSMS Medan pada 18 Januari mendatang.(TH05)















