Bupati Aceh Barat Minta DPRA Perjuangkan Percepatan RS Regional

dpra&bupati
Pertemuan Tim Pemerintah Aceh Barat bersama DPRA di Banda Aceh, Selasa (06/01/2026). (Foto: Dok Humas)

Meulaboh. RU – Bupati Aceh Barat meminta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk memperjuangkan percepatan pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh.

“Kami meminta kepada DPRA untuk membantu perjuangkan anggaran RS Regional di Aceh Barat. Karena anggaran untuk tahun 2026 infonya tidak ada,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi dikutip Rabu (07/01/2026).

Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan pihak Ketua DPRA yang turut dihadiri Wakil Ketua, Komisi V, para Ketua Fraksi, Sekwan dan Dinkes Aceh, pada Selasa, 6 Januari 2026 di Banda Aceh.

Dijelaskannya, RS Regional ini lahir pada masa Muzakir Manaf alias Mualem menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh.

Program tersebut bahkan masuk dalam sembilan program cepat gubernur wakil gubernur, namun hingga saat ini pembangunannya terkendala anggaran.

“Kami harapkan rumah sakit ini bisa diresmikan pada tahun 2028. Untuk tahun 2026 harus ada anggaran Rp80 miliar, 2027 dan 2028 bisa dengan anggaran multiyears Rp150 miliar,” sebutnya.

Menurut Tarmizi, jika hal tersebut tercapai pada 2028 dan diserahterimakan pada daerah, maka pemerintah kabupaten akan serius mencari sumber anggaran untuk operasionalnya.

Tarmizi mengatakan, pimpinan DPRA, pimpinan Fraksi dan Komisi V sepakat untuk memperjuangkan anggaran dan berkomitmen menyelesaikan pembangunan RS Regional Aceh Barat.

Diharapkan pembangunan rumah sakit tersebut dapat diresmikan pada 2028, sebelum berakhir masa pemerintah Muallem-Dek Fad.

“Dalam waktu dekat, pimpinan DPRA akan menjumpai Gubernur Aceh sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan hari ini,” pungkasnya.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *