Balita Jatuh ke Sungai Saat Menyeberang dengan Gerobak Gantung

Balita jatuh ke sungai
Tim SAR melakukan pencarian seorang balita yang jatuh ke sungai. (Foto: Dok Tim SAR)

Bireuen. RU – Seorang bocah berusia tiga tahun, Muhammad Fadhil, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari gerobak gantung darurat ke sungai di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Selasa malam, 31 Maret 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.40 WIB saat korban menyeberang bersama ibunya, Faridah, dan kakeknya, Rudi, dari Dusun Bivak, Gampong Balee Panah menuju posko pengungsian di Krueng Simpo.

Ketua Tim Satuan Tugas Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bireuen, Agus Saputra, mengatakan kecelakaan diduga terjadi akibat pintu gerobak gantung terbuka ketika berada di tengah lintasan.

“Korban berada di dekat pintu. Saat pintu terbuka, korban langsung terjatuh ke sungai dari ketinggian sekitar tiga meter,” kata Agus, Rabu (01/04/2026).

Tim SAR menerima laporan pada malam kejadian dan langsung bergerak ke lokasi dengan lima personel.

Pencarian dilakukan melalui penyisiran darat serta penyisiran sungai menggunakan perahu karet, namun hingga kini korban belum ditemukan.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit kendaraan operasional, peralatan SAR air, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Pencarian juga melibatkan personel Pos Siaga SAR Bireuen, Satgas SAR Bireuen, Koramil Juli, Polsek Juli, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta masyarakat setempat.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung dengan menyisir lokasi kejadian dan sepanjang aliran sungai.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *