161 CJH Aceh Barat Siap Diberangkatkan 6 Mei Mendatang

Furqan Kemenag
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Barat, Furqan (Foto: ANTARA)

Meulaboh. RU – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Aceh Barat menyatakan sebanyak 161 Calon Jemaah Haji (CJH) dari kabupaten tersebut dipastikan telah siap diberangkatkan ke Arab Saudi pada 6 Mei mendatang, setelah semua persyaratan yang dibutuhkan sudah rampung mencapai 95 persen.

“Insya Allah semua dokumen yang dibutuhkan telah selesai, para jamaah hanya menunggu keberangkatan saja,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Barat, Furqan dikutip Sabtu (28/03/2026).

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu kedatangan koper untuk dibagikan kepada calon jamaah.

Sementara itu, buku panduan manasik haji sudah mulai didistribusikan kepada para jemaah sebagai bahan edukasi mandiri.

Selain itu, kata dia, seluruh dokumen penting seperti paspor dan visa juga telah selesai diproses tanpa kendala berarti oleh otoritas terkait.

Furqan mengatakan calon haji asal Aceh Barat yang akan diberangkatkan tahun ini, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) tiga bersama jamaah dari daerah lain. 
Di antaranya untuk Kabupaten Aceh Barat berjumlah sebanyak 161 jamaah, Kabupaten Aceh Utara sebanyak 125 jamaah, serta Kabupaten Aceh Aceh Singkil satu orang jamaah.

Jadwal keberangkatan para calon jamaah dari Kabupaten Aceh Barat, rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 6 Mei 2026 dari Meulaboh, menuju ke Kota Banda Aceh.

Para jamaah dijadwalkan masuk ke embarkasi Banda Aceh untuk menginap satu malam pada tanggal 7 Mei 2026, dan pada tanggal 8 Mei 2026, jamaah bertolak dari Banda Aceh menuju tanah suci Arab Saudi melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Para jamaah juga telah melalui rangkaian bimbingan manasik intensif, yang terdiri dari empat kali pertemuan di tingkat kecamatan dan satu kali pertemuan di tingkat kabupaten.

Kemenhaj Kabupaten Aceh Barat memberikan imbauan khusus agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik.

Mengingat ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan ketahanan tubuh yang prima, kesehatan menjadi faktor kunci kelancaran ibadah di Arab Saudi nantinya, demikian Furqan.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *