Aceh Besar. RU – Kecamatan Kuta Cot Glie menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Aceh Besar 2027, Senin (09/02/2026), di Gedung UDKP setempat.
“Pembangunan pada hakikatnya adalah proses perubahan berbagai aspek kehidupan masyarakat menuju kondisi yang lebih baik. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan harus dilakukan secara terpadu, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat,” sebut Asisten III Sekdakab Abdullah, saat membuka acara.
Musrenbang kecamatan menjadi forum strategis menjaring aspirasi masyarakat untuk penyempurnaan RKPD 2027, yang mengacu pada RPJMD Aceh Besar 2025–2029.
Abdullah menyampaikan capaian ekonomi Aceh Besar pada 2025 tumbuh 4,95 persen, IPM meningkat menjadi 77,46, dan pendapatan per kapita mencapai Rp42,99 juta.
Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 11,5 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 7,93 persen.
“Berbagai kebijakan penanggulangan kemiskinan terus diperkuat melalui perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan program makan bergizi bagi anak sekolah,” katanya.
Camat Kuta Cot Glie Mulyono menyoroti persoalan irigasi sawah dan dukungan sektor peternakan, serta mengusulkan pembangunan jaringan irigasi, bantuan ekonomi masyarakat, dukungan pendidikan, dan penyelesaian masjid besar kecamatan.
Sementara Wakil Ketua DPRK Naisabur menekankan Musrenbang sebagai ruang strategis memastikan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat tingkat gampong dan kecamatan.(*)















