Lhoksukon. RU – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blang Nisam, Aceh Utara, langsung menghentikan penyediaan 2.805 porsi MBG di Kecamatan Indra Makmu, usai insiden 18 anak mengalami keracunan massal usai menyantap menu MBG yang disalurkan Jumat, 23 Januari 2026).
Insiden ini memaksa SPPG Blang Nisam menghentikan total operasionalnya secara mendadak, mempertaruhkan nasib pemenuhan gizi bagi 2.805 penerima manfaat di wilayah tersebut.
Kejadian bermula Jumat siang, dimana anak-anak sekolah dan PAUD dari Desa Bandar Baro dan Blang Nisam yang hari itu mendapat MBG dengan menu: Bakso dan Bihun, Tahu dan Sayuran, Semangka sebagai pencuci mulut, mulai mengeluhkan mual, muntah berat, diare, hingga nyeri perut akut.
Sebanyak 18 anak yang diketahui pada hari itu mendapat menu MBG yang sama, terpaksa dirawat di Puskesmas Kecamatan Indra Makmu untuk mendapatkan penanganan darurat
Kepala SPPG Blang Nisam, Bagas Pamungkas, mengatakan pihaknya telah mengikuti seluruh petunjuk teknis (juknis), mulai dari seleksi bahan baku hingga distribusi.
Namun, saat mengetahui informasi ada anak yang keracunan, pihaknya pun langsung menghentikan sementara penyediaan 2.805 porsi MBG di Kecamatan Indra Makmu.
“Kami menghentikan sementara seluruh operasional penyaluran. Kami tidak akan berspekulasi mengenai penyebabnya sebelum hasil uji laboratorium dari pihak berwenang keluar,” ujar Bagas.(TH05)















