Produk Sioen Ija Ecoprint Lhoknga Tembus Pasar Internasional

Turis asal Canada sedang melihat produk Ecoprint UMKM Sioen Ija di Meunasah Baro, Lampuuk - Lhoknga. Rabu 21 Januari 2026. [Foto Dok : UMKM Ecoprint Lampuuk/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Produk UMKM Sioen Ija Ecoprint asal Gampong Meunasah Baro, Kemukiman Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, menarik minat wisatawan hingga mancanegara berkat keunikan motif berbasis bahan alam yang ramah lingkungan.

Pelaku UMKM Sioen Ija Ecoprint, Nurul Fahmi (39), mengatakan karya ecoprint produksinya kerap diburu pelancong asing yang berkunjung ke kawasan wisata Lhoknga, termasuk wisatawan asal Prancis dan Kanada.

“Para turis sepertinya memang senang dengan produk kreativitas handycraft, apalagi yang dihasilkan dari bahan alam dan dikerjakan dengan cara alami pula. Pelancong dari berbagai negara yang datang dan membeli, ada yang dari Francis, bahkan Canada serta beberapa negara lain,” ujar Nurul di Lampuuk, Rabu (21/01/2026).

Ia menjelaskan, harga kain ecoprint dipasarkan pada kisaran Rp300 ribu hingga Rp800 ribu, bergantung ukuran serta motif yang dihasilkan.

“Untuk harga masih sekitar 300 hingga 800 ribu rupiah, jika nanti produksi semakin banyak bisa jadi harga akan lebih terjangkau,” katanya.

Didukung 16 tenaga produksi, Nurul menyebut pihaknya berencana memperluas jenis produk dengan memproduksi tas jinjing dan pakaian berbahan ecoprint mulai tahun ini guna memenuhi permintaan konsumen.

“Insya Allah mulai tahun ini kita akan memulai produksi tote bag dan baju dari kain ecoprint, karena sudah ada yang bertanya baju, maka untuk memenuhi permintaan konsumen kita akan coba mulai,” imbuhnya.

Ecoprint merupakan teknik seni tekstil dengan memanfaatkan dedaunan dan bunga sebagai media cetak alami, sehingga menghasilkan motif khas tanpa penggunaan bahan kimia berbahaya, sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...