Aceh Tamiang Terima 9 Unit Skid Loader dari Tito Karnavian

Kasatgas Tito Karnavian serahkan 9 Unit Skid Loader ke Pemkab Aceh Tamiang. Jumat 23 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyerahkan secara simbolis bantuan langsung Presiden Prabowo Subianto berupa sembilan unit skid loader kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (23/01/2026).

Alat berat berukuran mini tersebut disiapkan untuk mempercepat pembersihan material lumpur pascabanjir yang masih menutup fasilitas umum dan permukiman warga.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari strategi khusus pemerintah pusat yang dikenal sebagai “Perang Melawan Lumpur”.

Tito menjelaskan, pemilihan skid loader disesuaikan dengan kondisi lapangan karena dimensinya memungkinkan menjangkau gang sempit dan kawasan padat penduduk tanpa membahayakan bangunan.

“Hari ini kita serahkan bantuan Bapak Presiden berupa 9 unit skid loader. Ini kelas mini untuk masuk ke gang dan rumah-rumah, karena kalau pakai yang besar nanti malah bisa merobohkan rumah. Inilah senjata kita untuk perang melawan lumpur yang mulai mengeras,” ujar Tito.

Selain alat utama, pemerintah pusat turut menyalurkan perlengkapan pendukung, meliputi 5.000 pasang sepatu bot, 3.000 gerobak dorong, serta masing-masing 1.000 unit sekop dan cangkul.

Tito menegaskan, Aceh Tamiang membutuhkan penanganan khusus karena menjadi satu-satunya daerah dengan roda pemerintahan yang belum pulih sepenuhnya.

Untuk itu, ribuan personel dengan kesiapan fisik dikerahkan guna mendukung pembersihan secara langsung dari rumah ke rumah.

“Kita butuh tenaga yang sehat, kuat, dan militan untuk pembersihan door to door,” katanya.

Total personel yang dilibatkan mencapai ribuan orang, terdiri dari 1.788 Taruna Latsitarda TNI-Polri, 1.142 praja IPDN, 1.200 personel KKP, serta dukungan Kementerian Hukum dan HAM dan Badan Pusat Statistik.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri juga menyampaikan kepastian dukungan anggaran, termasuk dana stimulus Rp4 miliar dari Presiden serta pengembalian pagu anggaran tahun 2026 dengan nilai setara tahun sebelumnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten segera merealisasikan anggaran tersebut, terutama untuk pengadaan furnitur perkantoran dan perbaikan sistem air minum yang masih terkendala.

Saat ini, layanan vital seperti rumah sakit, listrik, jaringan internet, serta distribusi BBM dilaporkan telah kembali berfungsi.

“Terima kasih kepada semua pihak, termasuk TNI, Polri, BNPB, Basarnas, serta para gubernur dan bupati dari daerah lain yang ikut membantu. Kita terus bekerja agar Aceh Tamiang segera pulih sepenuhnya,” tukas Tito.(S011)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *