Nagan Raya. RU – Jembatan penghubung Bailey antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Tengah resmi dibuka untuk umum di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Rabu (07/01/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Widarto, Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara, Wakil Bupati Raja Sayang, unsur Forkopimda, pejabat Kementerian PUPR dan BPJN Aceh, jajaran TNI-Polri, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Kementerian PUPR atas pembangunan jembatan yang mengembalikan konektivitas antarwilayah.
“Jembatan ini menjadi urat nadi penghubung antarkabupaten sekaligus penggerak sektor perdagangan, pertanian, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat.
Sementara itu, Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Widarto mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam pembangunan jembatan serta mengimbau masyarakat menggunakan fasilitas tersebut sesuai kapasitas.
“Mari kita jaga dan rawat jembatan ini agar tetap aman dan berfungsi dalam jangka panjang,” katanya.
Jembatan Bailey tersebut memiliki panjang 30 meter, lebar 4,2 meter, dengan kapasitas beban maksimal 18 ton. Sejak diresmikan pada pukul 12.30 WIB, jembatan dapat dilalui kendaraan lintas Aceh Tengah–Nagan Raya.(*)















