Operasi Zebra Seulawah Hari Kedua, Fokus Disiplin Berlalu Lintas

Tampak personel Satlantas dilokasi razia, di depan Taman Budaya, Banda Aceh. Selasa 18 November 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh melanjutkan Operasi Zebra Seulawah 2025 memasuki hari kedua, Selasa (18/11/2025), dengan lokasi penindakan dipusatkan di depan Taman Budaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan disiplin menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

Arus kendaraan di sekitar lokasi tetap lancar karena petugas menerapkan sistem buka tutup secara berkala guna mencegah kemacetan.

Razia sore hari berlangsung secara tentatif dan diarahkan ke titik rawan kecelakaan maupun pelanggaran.

Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi menegaskan bahwa operasi difokuskan pada peningkatan kepatuhan masyarakat.

Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah tidak mengenakan helm berstandar SNI, disusul penggunaan knalpot modifikasi, plat kendaraan tidak sesuai, melawan arus, dan menerobos lampu lalu lintas.

Sementara pada hari pertama operasi, Senin, 17 November 2025, sekitar 60 lebih pengendara terjaring.

“Yang bisa dilengkapi langsung akan dilengkapi hari itu juga. Misalnya tidak bawa STNK, maka kita suruh antar STNK-nya, atau plat kendaraan tidak sesuai, kita pasang dengan baik,” ujar Mawardi.

Dari jumlah tersebut, 37 pelanggar dikenakan sanksi karena tidak dapat melengkapi persyaratan.

Ia mengingatkan bahwa sebagian besar kecelakaan dipicu faktor manusia, seperti kelalaian, penggunaan ponsel, dan kecepatan berlebih.

“Untuk di dalam kota berdasarkan UU LLAJ, kecepatan maksimal 50 km/jam, kalau di desa 30 km/jam,” katanya. Mawardi juga melaporkan penurunan angka kecelakaan dibandingkan tahun 2024.

Melalui operasi yang berlangsung dua pekan ini, Polresta Banda Aceh berharap kesadaran masyarakat meningkat.

“Masyarakat jangan takut dengan kegiatan razia ini. Tujuan utamanya karena untuk menertibkan. Kami harapkan kegiatan ini bisa menimbulkan kesadaran bagi masyarakat dalam berkendaran sehingga terhindar dari kecelakaan,” ujarnya.(R015)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...