Warga Subulussalam Tolak Parit Gajah PT Laot Bangko

Warga Subulussalam melakukan aksi tolak parit gajah PT Laot Bangko. Kamis 13 November 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam.RU – Sekelompok warga petani di Kota Subulussalam turun ke lokasi penggalian parit yang direncanakan oleh perusahaan perkebunan, PT Laot Bangko.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembuatan parit gajah di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan, tepatnya di Divisi VI, Kampong Batu Napal, Kecamatan Sultan Daulat, Kamis, 13 November 2025.

Kedatangan warga yang mengklaim bertani di daerah tersebut bertujuan tunggal: meminta agar alat berat perusahaan tidak melakukan penggalian parit.

Alasan utama penolakan warga adalah kekhawatiran bahwa penggalian parit tersebut akan memutus akses jalan yang selama ini digunakan para pekebun untuk mengeluarkan hasil pertanian mereka.

“Jika pemaritan dilakukan, secara otomatis akses para petani yang memiliki kebun di dalam akan terbengkalai,” kata Samsuar Lingga, salah satu perwakilan petani, Sabtu (15/11/2025).

Samsuar menegaskan bahwa kedatangan mereka adalah untuk menghentikan aktivitas penggalian tersebut.

Ia juga memberi sinyal akan adanya aksi protes yang lebih besar jika tuntutan mereka diabaikan.

“Jika pemaritan tetap dilakukan kami akan melakukan aksi protes lagi. Jika ini tidak selesai kemungkinan besar kami masyarakat akan ke kantor wali kota dan DPRK Subulussalam untuk menyampaikan keluh kesah kami,” ujar Samsuar.

Hingga berita ini di turunkan ke meja Redaksi, Manejemen PT Laot Bangko belum memberikan keterangan terkait tuntutan warga.(MB017)

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...