Blangpidie. RU – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memasuki usia ke-24 pada 10 April 2026 sejak pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan pada 2002.
Pemerintah daerah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk memperingati hari jadi tersebut.
Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Sesuai arahan Pak Bupati, HUT Abdya dioptimalkan dengan berbagai event, sehingga adanya perputaran uang di tengah masyarakat,” ujar Jufri Yusuf, Kamis (09/04/2026).
Ia menambahkan, kegiatan yang disusun juga diarahkan untuk menjaga serta melestarikan budaya lokal sekaligus mempromosikan potensi daerah.
“Kita berharap momentum HUT Abdya ini menjadi ajang promosi potensi daerah dan dapat mendongkrak ekonomi rakyat,” ucapnya.
Rangkaian agenda meliputi kegiatan keagamaan, budaya, olahraga, hingga ekonomi.
Acara diawali dengan Tabligh Akbar pada 3 April 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur, dilanjutkan Doto Saweu Sikula pada 8 April di SMPIT Insan Madani, Susoh.
Pada 9 April digelar zikir dan doa di seluruh masjid serta musala, serta Dalail Khairat di Pendopo Bupati.
Puncak peringatan berlangsung 10 April melalui upacara di Lapangan Persada, Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, yang dirangkaikan dengan peluncuran program Teungku Saweu Sikula dan kegiatan Video Creator Potensi Abdya.
Agenda berlanjut dengan Doto Saweu Gampong pada 11 April di Kemukiman Geunang Jaya, Kecamatan Babahrot, serta gotong royong massal pada 17 April di seluruh satuan kerja perangkat kabupaten dan gampong.
Kegiatan lain mencakup permainan rakyat pada 18 April, pasar murah pada 19–21 April di Blangpidie, Manggeng, dan Babahrot, serta jalan santai pada 26 April di kawasan perkantoran bupati.
Selain itu, digelar pameran UMKM, pagelaran seni budaya, Abdya Award, dan lomba kuliner antar kecamatan pada 24–26 April di lapangan kantor bupati.
Event olahraga juga menjadi bagian perayaan, seperti sepak bola Legend U-40 pada 12–26 April dan kejuaraan provinsi grass track pada 25–26 April di Bandara Kuala Batu.
Perayaan turut diramaikan kegiatan tradisional Meuseraya Toet Leumang pada 25 April di bantaran Sungai Krueng Beukah atau Krueng Susoh.
Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian tersebut dapat memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.(T018)














