Marak Pencurian Meteran, Perumdam Tirta Abdya Minta Pelanggan Lebih Waspada

Kondisi box meteran air di salah satu rumah warga Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie, Abdya setelah dicuri. Jumat 27 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Kasus pencurian meteran air dalam beberapa waktu terakhir kian sering terjadi.

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Aceh Barat Daya (Perumdam Tirta Abdya) mengimbau pelanggan meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa.

Pelaksana tugas Direktur Perumdam Tirta Abdya, SM Riza Ariffiandi, ST, menegaskan keamanan perangkat tersebut menjadi tanggung jawab pelanggan.

“Kami meminta masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui pelaku pencurian, terutama jika disertai informasi dan bukti yang akurat,” ujar Riza, Jumat (27/02/2026).

Ia menyampaikan, perusahaan telah melaporkan perkara itu ke kepolisian pada 7 Januari 2026 dengan Nomor: LP-B/03/I/2026/SPKT Polres Aceh Barat Daya/Polda Aceh.

Manajemen berharap aparat dapat segera mengungkap pelaku sekaligus pihak yang diduga menjadi dalang di balik maraknya aksi tersebut.

Menurut Riza, hilangnya alat ukur pemakaian air tidak hanya meresahkan pelanggan, tetapi juga memengaruhi kinerja perusahaan dalam menyediakan layanan air bersih.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, Perumdam Tirta Abdya memberikan keringanan biaya penggantian.

Tarif yang sebelumnya dipatok Rp 300.000 kini dipotong menjadi Rp 150.000 atau 50 persen dari harga awal bagi pelanggan aktif yang kehilangan meteran akibat dicuri.

Kebijakan tersebut berlaku khusus selama Ramadhan dan hanya untuk penggantian karena tindak pencurian.

“Kami berharap kebijakan ini dapat meringankan beban pelanggan yang mengalami kehilangan meteran akibat dicuri,” pungkas Riza.(T018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *