Gerimis Picu Jalan Becek di Aceh Tamiang, Warga Khawatir Tergelincir

Kondisi ruas jalan dikawasan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang becek dan licin seusai tersiram hujan gerimis. Selasa 17 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasipang. RU – Delapan puluh hari setelah banjir hidrometeorologi melanda Kabupaten Aceh Tamiang, material lumpur masih menempel di sepanjang ruas jalan menuju Kecamatan Rantau.

Gerimis yang turun pada Selasa (17/02/2026) membuat permukaan aspal berubah becek dan licin. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna kendaraan roda dua.

Pantauan rahasiaumum.com, di lapangan menunjukkan pengendara sepeda motor melaju perlahan demi menjaga keseimbangan.

Ketebalan tanah yang tersisa di atas aspal memperparah keadaan saat terkena air.

“Selama hampir 3 bulan pasca banjir, belum ada hujan, sekali kena gerimis, lumpur hanya basah. Jadi karena lumpur tidak hanyut menyebabkan jalan licin,” ujar Agus, warga Kecamatan Rantau, saat dikonfirmasi.

Agus menuturkan kewaspadaan diperlukan agar roda tidak tergelincir. “Lengah sedikit saja bisa terjadi kecelakaan kita,” katanya.

Dalam perjalanan pulang dari Kota Kualasimpang, ia dan istrinya beberapa kali hampir terjatuh akibat jalur yang dilalui sangat licin.

“Maklumlah bang, tanah di atas aspal kan masih tebal, lalu tersiram air hujan gerimis, makanya licinnya luar biasa,” imbuh Agus.

Ia menambahkan, pengerukan memang pernah dilakukan, tetapi sisa material belum sepenuhnya terangkat.

Keluhan serupa disampaikan Iwan, warga Desa Bukit Suling, Kecamatan Rantau.

Ia mengaku waswas setiap melintas saat hendak berbelanja ke Kota Kualasimpang.

“Harus super hati-hati kita saat mengendarai kereta (sepeda motor), selip sedikit bisa dapat bala terjerembab di aspal,” ungkap Iwan.(S011)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *