Pengungsi di Bener Meriah Mulai Tempati Hunian Sementara

huntara bener meriah
Warga terdampak bencana hidrometeorologi menempati huntara di Bener Meriah, Aceh, Kamis (12/02/2026). (Foto: Dok BPBD Bener Meriah)

Redelong. RU – Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang dibangun di Bener Meriah sudah ditempati warga terdampak bencana hidrometeorologi.

Kepala BPBD Kabupaten Bener Meriah Safriadi mengatakan hunian sementara yang sudah ditempati warga tersebut tersebar di beberapa kecamatan di kabupaten tersebut.

“Sebanyak 58 huntara sudah ditempati warga. Puluhan huntara yang dihuni tersebut berada di Kecamatan Syiah Utama, Kecamatan Mesidah, dan Kecamatan Gajah Putih,” kata Safradi, dikutip Minggu (15/02/2026).

Ia menyebutkan sebanyak 914 hunian sementara dibangun di Kabupaten Bener Meriah. Hingga kini, pembangunannya sudah hampir selesai dengan progres mencapai 90 persen.

Hunian sementara tersebut tersebar di beberapa lokasi di Huntara Blang Rakal untuk 41 keluarga, Huntara BP Rimba Raya untuk 36 keluarga, Huntara RTH Uning Baro menampung 33 keluarga.

Berikutnya, Huntara Lapangan Bola Tunyang untuk 222 keluarga, Huntara Wonosobo untuk 89 keluarga, Huntara Dry Port Ketipis untuk 84 keluarga, Huntara GOR untuk 33 keluarga, Huntara Makmur Sentosa untuk delapan keluarga.

Kemudian, Huntara Muyang Kute Mangku untuk 15 keluarga, Huntara  Mesidah untuk 77 keluarga, Huntara Tembolon untuk 13 keluarga, Huntara Wihni Durin untuk tiga keluarga, Huntara Gerpa untuk 54 keluarga, Huntara Raya Mulie untuk enam keluarga.

Serta Huntara Rusip untuk delapan keluarga, Huntara Kantor Camat Bener Kelipah untuk enam keluarga, Huntara Kampung Timur Raya untuk tujuh keluarga, Huntara Wih Tenang Uken untuk 17 keluarga.

“Sedangkan titik Huntara Balai Penyuluh Kampung Gelampang Wih Tenang Uken untuk sebanyak 142 keluarga dan Huntara Lapangan Bola Rongga-rongga untuk sebanyak 20 keluarga,” kata Safriadi.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *