Perkuat Mutu Lulusan, STKIP Muhammadiyah Abdya Evaluasi Arah Institusi

Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya, Afdhal Jihad, memberi sambutan dalam kegiatan Penyesuaian dan Sosialisasi Tinjauan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran institusi serta program studi. Jumat 23 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Aceh Barat Daya melakukan peninjauan visi dan misi institusi guna memperkuat kualitas akademik serta menjawab kebutuhan pendidikan daerah.

Penyesuaian visi, misi, tujuan, dan sasaran institusi beserta program studi disampaikan dalam kegiatan resmi di Kampus STKIP Muhammadiyah Abdya, Kompleks Pendidikan Padang Meurante, Kecamatan Susoh, Jumat (23/01/2026).

Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya, Afdhal Jihad, menyatakan revisi tersebut penting agar arah pengembangan kampus tetap relevan dengan dinamika sosial dan tantangan dunia pendidikan di Abdya.

“Alumni kami kini hampir tersebar di seluruh sekolah di Abdya. Tanggung jawab moral ini mendorong kami untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas lulusan,” ujar Afdhal.

Ia menjelaskan, STKIP Muhammadiyah Abdya saat ini mengelola dua program studi dengan dukungan 17 dosen tetap, terdiri dari 12 dosen program studi dan lima pengampu mata kuliah umum, serta delapan tenaga kependidikan. Kampus yang berdiri sejak 2019 itu telah meraih akreditasi Baik Sekali.

Afdhal menambahkan, visi institusi dirumuskan secara sederhana namun bermakna mendalam, yakni membangun masyarakat terbuka terhadap pemikiran berkemajuan melalui pendekatan keilmuan.

“Diharapkan kehadiran STKIP Muhammadiyah Abdya dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Abdya, Helmi Nasrul, menegaskan pendidikan sejak awal menjadi instrumen utama Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas kehidupan.

“Lembaga pendidikan Muhammadiyah harus memiliki ciri khas dan keunggulan tersendiri, agar tidak hanya sama dengan lembaga pendidikan lainnya,” tegas Helmi.

Ia menambahkan, nilai Islam Berkemajuan perlu diterapkan dalam tata kelola institusi serta praktik pembelajaran harian sehingga menjadi teladan bagi satuan pendidikan lain.(T018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *