Subulussalam. RU – Seorang pemuda Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Andi Bancin, memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya untuk budidaya ikan lele Sangkuriang sebagai sumber penghasilan tambahan.
Usaha yang digeluti selama satu tahun tersebut dikelola secara mandiri dengan lima kolam aktif.
Dalam satu siklus panen dua bulanan, produksi mencapai 300 hingga 500 kilogram lele segar dengan nilai jual sekitar Rp8 juta per periode.
Andi memilih varietas Sangkuriang karena pertumbuhan cepat, ketahanan penyakit tinggi, serta tekstur daging padat yang digemari konsumen dan pelaku usaha kuliner setempat.
“Budidaya lele ini cukup fleksibel karena waktu pengelolaannya bisa disesuaikan dengan aktivitas lain. Sangat cocok bagi pemuda yang ingin menambah penghasilan tanpa meninggalkan pekerjaan utama,” ujar Andi Bancin, Rabu (14/01/2026).
Selain memperluas pasar, ia membuka peluang kerja sama, termasuk dengan program Makan Bergizi Gratis, agar hasil panen lokal dapat terserap sebagai sumber protein anak.
Ke depan, Andi berharap dukungan permodalan dan teknologi pakan sehingga lahan tidur di Subulussalam bisa berkembang menjadi usaha produktif.(MB017)















