Banda Aceh. RU – Persiraja Banda Aceh bersiap menjalani laga krusial pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Laskar Rencong akan menantang Persikad Depok di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Minggu, 11 Januari 2026 malam.
Duel ini menjadi sorotan karena kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen sementara.
Persikad Depok kini menempati posisi keempat dengan 21 poin, sementara Persiraja menguntit di peringkat keenam dengan raihan 20 poin.
Bagi Persiraja, kemenangan bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga peluang menggusur Persikad dari papan atas.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi modal penting bagi Laskar Rencong.
Performa Persiraja di kandang sendiri terbilang impresif dengan kemenganan berturut-turut dalam tiga laga terakhir.
Sriwijaya FC dilibas telak 5-0, Sumsel United ditundukkan 3-1, dan Persekat dipaksa menyerah tipis 1-0.
Keunggulan Persiraja juga terlihat dari catatan pertemuan.
Pada putaran pertama di Stadion Pakansari, Bogor, 19 Oktober 2025 lalu, Laskar Rencong sukses mencuri poin penuh lewat kemenangan 1-0 atas Persikad.
Meski demikian, Persikad Depok bukan lawan yang mudah saat bermain tandang.
Tim berjuluk Serigala Margonda itu tercatat mampu menaklukkan PSPS Riau 3-2 dan membantai Sriwijaya FC 3-0 di markas lawan, meski sempat tumbang 1-3 dari Sumsel United.
Adu Strategi Dua Pelatih
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, mengaku optimistis meski skuadnya tengah mengalami perombakan besar, dimana sekitar 50 persen komposisi tim saat ini diisi pemain anyar.
“Setiap pertandingan adalah final bagi kami, apalagi persaingan di papan atas sangat ketat. Kami menghormati Persikad sebagai tim bagus, tapi kami sudah menyiapkan taktik khusus untuk memanfaatkan celah di pertahanan mereka,” ujar Akhyar dalam konferensi pers, kemarin.
Ia berharap pemain baru seperti Juan Mera dan David Laly bisa cepat beradaptasi.“Saya yakin mereka mampu menyatu dengan cepat dan memberi kontribusi maksimal,” kata Akhyar.
Di kubu lawan, pertandingan ini sarat emosi bagi pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli.
Ia merupakan mantan pelatih Persiraja pada periode 2023–2024 dan memiliki catatan apik di Stadion H Dimurthala.
“Selama menangani Persiraja, saya belum pernah kalah di sini. Saya berharap tren itu berlanjut bersama Persikad. Namun kami tetap waspada karena Persiraja punya fighting spirit luar biasa saat bermain di kandang,” ucap Zulkifli.(TH05)















