Sejak November, Banjir Susulan Terus Menghantui Lancok Ulim

Tampak kondisi genangan banjir di salahsatu rumah warga Lancok Ulim, Pandrah, Bireuen. Rabu 7 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/TA019]

Bireuen. RU – Gampong Lancok Ulim, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, kembali dilanda banjir susulan pascabanjir bandang besar yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra.

Sejak November 2025 hingga kini, wilayah tersebut tercatat telah empat kali diterjang banjir dengan ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.

Salah seorang warga, Samsuar, mengatakan banjir berulang menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat.

“Sejak banjir bandang besar kemarin, gampong kami sudah empat kali kebanjiran lagi. Air masuk ke rumah-rumah, sawah yang baru ditanam rusak, belum lagi ternak dan tambak warga,” ujar Samsuar, Rabu (07/01/2026).

Ia menjelaskan, banjir tidak lagi sekadar genangan singkat, melainkan bertahan cukup lama dan menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman, pertanian, serta aset warga.

Menurut perkiraan masyarakat, total kerugian sejak November 2025 mencapai lebih dari Rp10 miliar, mencakup harta benda, ternak, sawah, tambak, serta berbagai fasilitas umum.

“Kalau dihitung dari kerusakan rumah, sawah, tambak, ternak, dan fasilitas umum, kerugian sudah di atas sepuluh miliar rupiah. Ini sangat memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat segera mengambil langkah konkret melalui bantuan darurat, perbaikan infrastruktur pengendali banjir, serta solusi jangka panjang agar banjir susulan tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Gampong Lancok Ulim masih berada dalam kondisi waspada seiring cuaca ekstrem dan potensi hujan lebat yang masih kerap terjadi.(TA019)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *