Muscab IV HIPMI Abdya Dibuka, Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

Wabup Zaman Akli membuka Muscab IV BPC HIPMI Abdya, di Aula Pendopo Bupati setempat. Selasa 10 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Musyawarah Cabang (Muscab) IV Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dibuka oleh Wakil Bupati Abdya Zaman Akli di Aula Pendopo Bupati, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Ketua BPD HIPMI Aceh Said Rizqi Saifan, kepala satuan kerja perangkat kabupaten, serta pengurus HIPMI setempat.

Dalam sambutannya, Said menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab di pendopo bupati.

“Saya sangat bahagia hari ini momentum Muscab BPC HIPMI Abdya diadakan di Aula Pendopo Bupati,” ujarnya.

Ia menilai HIPMI Abdya memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Said juga menekankan pentingnya sinergi antara pengusaha dan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi, termasuk keterbatasan anggaran.

“Pengusaha tanpa pemerintah itu seperti pincang, begitu pula sebaliknya,” katanya.

Said menambahkan, HIPMI mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, termasuk rencana penyediaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dengan adanya program ini, kami di HIPMI akan membantu penyiapan dapur MBG, dengan kuota satu ribu dapur untuk HIPMI di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan adanya kesepakatan pendanaan industri peternakan ayam bersama Danantara senilai Rp 20 triliun.

Menurutnya, pembangunan industri hulu hingga hilir perlu dilakukan di setiap daerah untuk menjamin pasokan pangan.

“Jika MBG ini telah berjalan di seluruh daerah, pasokan ini tidak akan cukup. Oleh karena itu, dibutuhkan pembangunan industri hulu ke hilir di setiap kabupaten/kota di Aceh,” jelas Said.

Ia mendorong pemerintah daerah Abdya mengajukan proposal pembangunan industri peternakan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar per wilayah.

“Kami akan membuka ruang seluas-luasnya kepada pengurus di daerah agar program-program dari Pemerintah Pusat berdampak langsung,” ujarnya.

Said berharap Muscab ini menghasilkan kepemimpinan yang mampu mendorong kemajuan pengusaha muda di Kabupaten Abdya.(T018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *