Lhoksukon. RU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pengepul di Aceh Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir.
Harga kelapa sawit yang sebelumnya Rp 3.100 kini merosot menjadi Rp 2.950 per kilogram.
Kondisi tersebut diperparah dengan melonjaknya ongkos pengiriman akibat putusnya jembatan penghubung kawasan terpencil di Kecamatan Sawang yang hingga kini belum diperbaiki pemerintah pascabanjir.
Selain harga yang anjlok, petani juga mengeluhkan kendala transportasi akibat terputusnya akses jembatan karena banjir, sehingga pengiriman TBS ke pabrik harus menempuh jarak lebih jauh sehingga biaya angkut pun melonjak tajam.
“Ongkos pengangkutan naik dari sebelumnya sekitar Rp150 ribu menjadi Rp250 ribu per ton. Kerugian ini terpaksa ditanggung petani,” kata seorang petani sawit di Sawang, Aceh Utara.
Jika kondisi ini terus berlanjut, petani akan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.(TH05)















