Pidie. RU – Ikatan Warga Adan Mutiara (IWARA) menggelar pengobatan massal bertajuk “Iwara Sayang Adan” di halaman Masjid Baitul Akbar, Kemukiman Adan, Kabupaten Pidie, Minggu (01/02/2026).
Kegiatan tersebut disambut antusias warga dari enam desa se-Mukim Adan.
Pengobatan gratis itu dibuka Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar dan dihadiri pengurus IWARA, unsur kemukiman, para keuchik, serta tenaga kesehatan. Sejak pukul 09.30 hingga 15.30 WIB, ratusan warga memadati lokasi untuk mendapatkan layanan medis.
Alzaizi menyampaikan apresiasi atas inisiatif IWARA yang dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Terus terang saya sangat mendukung program seperti ini karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Apalagi kegiatan ini didukung oleh tenaga medis yang profesional,” ujarnya.
Ketua IWARA Dr Ir Basri A Bakar, MSi, didampingi Ketua Panitia Prof Dr dr Sulaiman Yusuf, SpA(K), melaporkan jumlah pasien mencapai 411 orang, terdiri dari anak-anak dan dewasa.
Pelayanan tersebut didukung 22 tenaga medis dan paramedis, termasuk dokter spesialis dari Banda Aceh dan Pidie.
“Awalnya kami menargetkan sekitar 150 pasien, namun yang datang hampir tiga kali lipat. Ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan potensi serta kebersamaan warga Adan, khususnya yang berada di perantauan,” kata Basri.
Setiap pasien menerima pemeriksaan dan obat sesuai kebutuhan medis.
Kepala Puskesmas Mutiara dr Nora Asrida menjelaskan, kasus terbanyak pada anak adalah ISPA.
Sementara pasien dewasa umumnya mengalami hipertensi, nyeri sendi, gangguan THT, serta diabetes mellitus.
Ke depan, IWARA menyiapkan program lanjutan bertajuk “Adan Sehat” berupa pemeriksaan berkala bekerja sama dengan Dinas Kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(*)















