Bupati Aceh Timur Minta Jalan Peureulak–Pinding Segera Diperbaiki

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. Selasa 27 Januari 2026. [Foto Dok : Prokopim Aceh Timur/rahasiaumum.com]

Aceh Timur. RU – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mendesak Pemerintah Provinsi Aceh segera mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan lintas provinsi Peureulak–Pinding menuju Gayo Lues.

Desakan itu disampaikan menyusul kerusakan berat akibat banjir dan longsor yang hingga kini belum tertangani secara menyeluruh.

Menurut Al-Farlaky, ruas tersebut memiliki peran vital karena menjadi penghubung utama Aceh Timur dan Gayo Lues serta menopang aktivitas ekonomi lintas daerah.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi Aceh segera bertindak. Masih ada sejumlah titik longsor dan jalan amblas. Jalur ini krusial bagi mobilitas dan ekonomi warga Gayo Lues dan Peureulak,” kata Al-Farlaky, Selasa (27/01/2026).

Ia menegaskan, jalur itu setiap hari dilintasi kendaraan pengangkut hasil alam dari Gayo Lues menuju Aceh Timur, Langsa, hingga Sumatera Utara, sementara kebutuhan pokok masyarakat pedalaman juga bergantung pada akses tersebut.

“Ini bukan sekadar jalan penghubung. Ini denyut nadi ekonomi. Ketika jalur ini rusak, aktivitas ekonomi ikut tersendat,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima Pemkab Aceh Timur, kerusakan jalan membentang sepanjang 116 kilometer dari Peureulak Barat hingga perbatasan Gayo Lues, tersebar di 30 titik, termasuk dua lokasi dengan badan jalan terputus total.

Selain itu, empat jembatan dilaporkan rusak berat di Gampong Lokop dan Peunaron Lama.

Al-Farlaky menyebut pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Aceh melalui Dinas PUPR Aceh untuk meminta rehabilitasi dan rekonstruksi ruas Peureulak–Pinding Blang Kejren.

Ia juga mendorong Bidang Bina Marga turun langsung ke lapangan demi keselamatan pengguna jalan.

Selain perbaikan, Al-Farlaky mengusulkan peningkatan status jalan provinsi tersebut menjadi jalan nasional guna mempercepat penanganan infrastruktur.

“Usulan ini sudah pernah kami sampaikan saat Kepala Staf Presiden berkunjung ke Lokop. Tujuannya satu: agar percepatan pembangunan bisa segera terwujud dan Aceh bangkit, dari pedalaman hingga perkotaan,” kata Al-Farlaky.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *