Kebakaran Ludeskan Rumah di Aceh Barat, Polisi Selidiki Penyebab

Tampak kondisi dalam rumah warga yang terbakar di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Senin 26 Januari 2026. [Foto Dok : Polres Aceh Barat/rahasiaumum.com]

Aceh Barat. RU – Satu unit rumah warga di Dusun Tengah, Lorong Pedang, Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, ludes terbakar pada Minggu (25/01/2026) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui pemilik rumah, T. Raja Puteh (43), sesaat setelah tiba di kediamannya sepulang kerja.

Saat membuka pintu, ia mendapati asap tebal disertai api yang muncul dari bagian belakang bangunan, lalu meminta bantuan warga sekitar.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan melalui Kapolsek Johan Pahlawan AKP Irfan Ismail membenarkan kejadian tersebut.

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan sederhana sebelum petugas tiba di lokasi.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Aceh Barat. Petugas tiba sekitar pukul 21.30 WIB dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Irfan.

Usai pemadaman, personel Polsek Johan Pahlawan bersama pihak PLN melakukan pengecekan untuk mencegah potensi bahaya lanjutan dari jaringan listrik.

Polisi juga memasang garis pengaman serta melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan keterangan awal.

“Saat ini kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara bisa saja disebabkan oleh korsleting listrik, namun hal itu masih akan kami pastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut di lapangan,” kata Irfan.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran rumah, terutama pada malam hari, dengan memastikan kondisi instalasi listrik dan mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan.

Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, api tidak merembet ke rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Kondisi lokasi kini telah dinyatakan aman, sementara penyelidikan masih berlangsung.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *