Kualasimpang. RU – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kembali mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau kesiapan Satuan Tugas Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) ke-46 di Markas Yonif 111/Karma Bhakti, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada misi kemanusiaan dan pengabdian masyarakat guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir di daerah yang dikenal sebagai Bumi Muda Sedia itu.
Sebanyak 1.980 personel gabungan dilibatkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI.
Peserta berasal dari Taruna Akademi TNI Angkatan Darat, Laut, Udara, Taruna Akademi Kepolisian, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, serta Kadet Universitas Pertahanan RI.
Tito menegaskan, Latsitarda tidak sekadar menjadi agenda latihan integrasi rutin, melainkan instrumen strategis dalam mempercepat rehabilitasi pascabencana.
“Kehadiran para calon pemimpin bangsa di tengah masyarakat merupakan representasi nyata kehadiran negara di daerah,” kata Tito.
Ia menambahkan, melalui program tersebut, pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang diharapkan berlangsung lebih cepat sekaligus membentuk karakter taruna yang tangguh serta memiliki empati sosial tinggi.
“Melalui Latsitarda Nusantara ini, kita harapkan pemulihan pasca-banjir di Aceh Tamiang berjalan lebih akseleratif. Di sisi lain, momen ini sangat krusial untuk membentuk karakter taruna yang tangguh, memiliki empati sosial tinggi, dan siap mengabdi demi kepentingan bangsa,” ujarnya.
Selama beberapa pekan ke depan, Satgastar Latsitarda ke-46 akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan perbaikan infrastruktur publik, kegiatan sosial, sosialisasi, edukasi, penguatan mental warga, distribusi bantuan kemanusiaan, serta pendampingan masyarakat terdampak.
Tito berharap sinergi antara taruna TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat mampu menjadi penggerak kebangkitan produktivitas Aceh Tamiang pascabencana.(S011)















