Pemkab Aceh Tenggara Tegaskan Isu Penimbunan Logistik BPBD Tidak Benar

Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusrizal. Selasa 20 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara membantah isu dugaan penimbunan logistik bantuan bencana di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang beredar luas di media sosial.

Pemerintah menilai informasi tersebut tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan publik.

Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusrizal ST, menegaskan bahwa tidak ada bantuan yang sengaja ditahan atau ditimbun.

Menurut dia, kondisi gudang logistik yang tampak penuh merupakan hal wajar mengingat tingginya intensitas bantuan yang masuk setiap hari, baik dari donatur lokal maupun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami pastikan tidak ada penimbunan logistik. Bantuan yang ada di gudang bersifat dinamis, terus keluar dan masuk sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Yusrizal, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Selasa (20/01/2026).

Ia menjelaskan, penyaluran logistik, khususnya kebutuhan bahan pangan, dilakukan berdasarkan permintaan resmi dari camat di wilayah terdampak bencana.

Mekanisme tersebut diterapkan agar distribusi bantuan tepat sasaran, baik di posko pengungsian maupun langsung kepada masyarakat terdampak.

Yusrizal menambahkan, selama status tanggap darurat bencana masih diberlakukan, BPBD wajib menyediakan stok logistik dalam jumlah memadai.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Kepala BNPB Nomor 23 Tahun 2014 tentang Standarisasi Logistik Penanggulangan Bencana, khususnya Bab VI Pasal 10 hingga Pasal 14.

“Menjaga ketersediaan stok logistik dalam kondisi darurat bukan pelanggaran, melainkan kewajiban pemerintah daerah,” ujarnya.

Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk menjalankan penanganan bencana secara transparan dan bertanggung jawab.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah daerah terus bekerja maksimal untuk melayani warga terdampak bencana,” kata Yusrizal.(AFW016)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *