Kualasimpang, RU – Kondisi Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, belum pulih dari dampak banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025.
Wilayah tersebut bahkan dinyatakan sebagai desa yang hilang secara fisik dan masih membutuhkan dukungan untuk mempercepat pemulihan.
Kepala Desa Sukajadi, Zainal Abidin Syah, menyampaikan hal itu usai menerima bantuan kembali dari Pertamina EP Rantau Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona-1.
Menurut dia, sebagian warga hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian.
“Desa kami juga dinyatakan sebagai desa hilang di Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Bapak dan Ibu bisa lihat sendiri bagaimana warga masih tinggal di tenda-tenda pengungsian,” ujar Zainal, kepada rahasiaumum.com, Jumat (16/01/2026).
Desa yang berada tidak jauh dari pusat kota dan kawasan pemerintahan kabupaten itu tampak porak-poranda.
Puing bangunan masih berserakan setelah banjir dengan ketinggian lebih dari 10 meter menenggelamkan hampir seluruh rumah, sebelum akhirnya tersapu arus deras dan menyisakan tanah berlumpur.
Sejak awal bencana, Pertamina EP Rantau Field telah menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan.
Dukungan tersebut meliputi bahan pokok, makanan siap saji, serta perlengkapan logistik untuk menunjang aktivitas warga selama masa pemulihan.
“Terima kasih banyak Pertamina EP Rantau yang sudah beberapa kali hadir membantu masyarakat. Seluruh bantuan yang kami terima sangat bermanfaat. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” kata Zainal.
Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan pihaknya terus menjangkau desa-desa terdampak di wilayah ring satu.
Hingga kini, bantuan telah disalurkan ke puluhan desa.
“Kami masih akan terus berjuang memulihkan aktivitas sehari-hari. Kami bergerak secara maksimal dan bekerja sepenuh hati agar bantuan sampai ke tangan masyarakat. Kendati begitu, kami menyadari punya keterbatasan dalam memenuhi harapan banyak pihak,” ujarnya.(S011)















