Aceh Barat Terbitkan Kesepakatan Pelarangan Permainan Domino

Ilustrasi. Selasa 13 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Aceh Barat. RU – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Barat menyepakati pelarangan permainan domino karena dinilai lebih banyak menimbulkan mudarat dibandingkan manfaat.

Kesepakatan itu diambil dalam rapat koordinasi lintas unsur yang digelar di Ruang Teuku Umar Setdakab, Selasa (13/01/2026).

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kajian bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan organisasi kemasyarakatan Islam setempat.

Ia menilai praktik permainan domino di lapangan telah menimbulkan kelalaian dan bertentangan dengan nilai syariat.

“MPU bersama seluruh Ormas Islam mereka telah duduk bersama dan itu banyak mudaratnya. Dan ternyata ditemukan oleh para ulama kita tadi pada saat adzan subuh masih ada yang bermain batu domino di warung,” ujar Tarmizi.

Ketua MPU Aceh Barat, Tgk Mahdi Kari Usman, menjelaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebenarnya memperbolehkan permainan domino sepanjang tidak mengandung unsur perjudian, minuman keras, atau kemaksiatan.

Menurutnya, domino dapat menjadi sarana hiburan dan mempererat silaturahmi apabila dijalankan secara sehat.

Namun, Tgk Mahdi menegaskan MUI juga menutup ruang toleransi apabila praktik permainan tersebut melanggar syariat Islam.

Atas dasar itu, Forkopimda Aceh Barat melarang aktivitas domino, baik tertutup maupun terbuka, termasuk penyelenggaraan lomba dan turnamen.

“Itu tidak boleh, itu hasil kesepakatan bersama kita,” kata Tarmizi.

Forkopimda berencana menerbitkan maklumat bersama sebagai dasar penertiban.

Pemerintah daerah juga meminta keuchik mengawasi wilayah masing-masing, dengan dukungan Satpol PP dan kepolisian dalam pelaksanaannya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...