Tambang Emas Ilegal di Krueng Sabee Merusak Hutan Aceh Jaya

Bupati AcehJaya
Bupati Aceh Jaya Safwandi bersama Plt Sekda serta Dinas terkait meninjau langsung tambang emas ilegal di Kecamatan Krueng sabee Aceh Jaya, Senin (12/1/2026). (Foto: ANTARA)

Calang. RU – Bupati Aceh Jaya, Safwandi menyatakan bahwa pertambangan emas ilegal di kawasan Krueng Sabee sudah mulai merusak hutan dan lingkungan di kabupaten itu.

“Jika kerusakan ini dibiarkan, akan berdampak luas bagi masyarakat,” kata Safwandi dikutip Selasa (13/01/2026).

Sehari sebelumnya, Safwandi meninjau langsung lokasi tambang emas ilegal di pucok Krueng Sabee Desa Panggong, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

Ia mendatangi lokasi penambangan tersebut sebagai bagian dari tindak lanjut instruksi Gubernur Aceh Nomor 08/INSTR/2025 tentang Penataan dan Penertiban Perizinan/Non Perizinan Berusaha Sektor Sumber Daya Alam.

Di mana Ingub tersebut meminta Bupati/Walikota se-Aceh segera melakukan penertiban pertambangan ilegal di wilayah masing-masing setelah berkoordinasi dengan pemerintah Aceh dan aparat penegak hukum.

“Sesuai dengan hasil laporan masyarakat di sejumlah kecamatan, kami meninjau langsung ke lokasi pertambangan tersebut,” ujarnya.

Terkait hal ini, kata dia, Pemkab bakal berdiskusi dengan berbagai tokoh masyarakat terkait pertambangan ilegal tersebut.

Di sisi lain, khusus untuk Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang mengambil secara manual tetap dibiarkan sebagai sumber ekonomi masyarakat.

“Untuk WPR masih kita bolehkan, mengingat sebagian besar masyarakat bergantung ekonomi mereka disana,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga mengingatkan kepada perusahaan tambang yang sudah mengantongi izin, untuk dapat menindaklanjuti izin tersebut, atau segera dikerjakan.

“Kalau sudah ada izin, segera mempersiapkan segala hal untuk bekerja, dan saya sudah mengingatkan kepada dinas terkait jika tidak dikerjakan dan sudah mau habis izin, maka izin tersebut akan kami cabut dan tidak diperpanjang lagi,” pungkas Safwandi.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...