Pemkot Usulkan Subulussalam Jadi Kawasan Lumbung Pangan Nasional

Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin kalungkan Syal kepada Mentri Kordinator Pangan, Zulkifli Hasan saat tiba di lapangan bola Pegayo. Kamis 8 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam mengusulkan penetapan daerahnya sebagai kawasan lumbung pangan nasional saat menerima kunjungan tiga menteri Republik Indonesia, Kamis (08/01/2026).

Tiga menteri yang hadir yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Rombongan tiba di Subulussalam menggunakan helikopter setelah bertolak dari Bandara Silangit, Sumatera Utara.

Kedatangan para menteri disambut Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin bersama unsur Forkopimda, jajaran pemerintah kota, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

Agenda kunjungan diawali dengan ziarah ke makam ulama besar Syekh Hamzah Fansuri di Desa Oboh, dilanjutkan penanaman bibit kayu kapur sebagai simbol kepedulian lingkungan.

Dalam pertemuan di Pendopo Wali Kota Subulussalam yang dihadiri sekitar 400 tokoh masyarakat, ulama, dan pimpinan pesantren, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan simbolis kepada korban banjir serta menyampaikan komitmen penguatan sektor pangan.

Pada kesempatan itu, Pemko Subulussalam menyampaikan usulan agar daerah tersebut ditetapkan sebagai lumbung pangan nasional berbasis pertanian dan peternakan, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, dukungan Dana Alokasi Khusus tematik ketahanan pangan, serta perluasan akses Kredit Usaha Rakyat bagi petani dan peternak.

Mantan anggota DPRK Subulussalam sekaligus Sekretaris DPD PAN Kota Subulussalam, Bahagia Maha, menilai kunjungan tersebut sebagai momentum bersejarah bagi daerahnya.

“Sejak Pemko Subulussalam berdiri, baru dua kali pejabat negara berkunjung. Tahun 2012 satu kunjungan, dan pada awal 2026 ini, tepat 11 bulan kepemimpinan H. Rasyid Bancin, tiga menteri hadir bersamaan,” ujarnya.

Ia optimistis perhatian pemerintah pusat terhadap usulan tersebut akan mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani serta peternak.(MB017)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *