Lhokseumaw. RU – Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan menegaskan tidak ada ruang bagi rasa bosan dan lelah dalam menjalankan tugas kemanusiaan, khususnya membantu warga terdampak banjir.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel pagi di Mapolres Lhokseumawe, Senin (05/01/2025), sebelum personel diterjunkan ke lokasi gotong royong.
Usai apel, Kapolres memimpin langsung pembersihan SD Negeri 8 Muara Batu dan TK Negeri Pembina di Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, sebagai upaya pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak lumpur banjir.
“Tidak ada kata bosan, tidak ada kata lelah. Walaupun pekerjaan ini terasa berat dan seakan tidak berujung, tetap laksanakan dengan ikhlas. Apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal dan pahala bagi kita semua,,” ujar Ahzan.
Kapolres menekankan kehadiran Polri merupakan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, terutama agar proses belajar mengajar segera kembali berjalan.
Ia menyebut masih ada sekolah yang belum tersentuh bantuan sehingga Polri harus berada di garis depan.
“Kita yang pertama datang untuk meringankan tangan membersihkan sekolah yang berlumpur. Kalau tidak dibersihkan sekarang, kapan sekolah akan dimulai,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan kegiatan serupa dilakukan di wilayah lain terdampak banjir serta meminta personel menjaga kekompakan dan konsistensi.
Terkait kondisi fisik, Kapolres mengingatkan anggota menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan Dokkes bila diperlukan.
Kapolres turut mengapresiasi dukungan personel BKO Polda Kalimantan Timur yang ikut membantu pembersihan sekolah meski tanpa dukungan alat berat.
“Inilah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)















