Camat Deleng Pokhisen Mundur, Sekcam Ditunjuk Jadi Plh

Syaiful Rachman saat dilantik menjadi Camat Deleng Pokhisen 4 tahun silam, tepatnya di tahun 2021. Kamis 2 Oktober 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/*]

Kutacane. RU – Syaiful Rachman tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Camat Deleng Pokhisen, Kabupaten Aceh Tenggara, setelah menjabat sejak 2021.

Surat pengunduran diri itu ia serahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tenggara, Yusrizal, pada Minggu 27 September 2025 lalu.

“Surat pengunduran diri Camat Deleng Pokhisen ditujukan kepada bupati. Karena bupati dan wakil bupati sedang dinas luar, surat itu diserahkan kepada saya,” kata Yusrizal, seperti diberitakan rahasiaumum.com Kamis (02/10/2025).

Dalam surat tersebut, Syaiful menyampaikan alasan mundur karena sudah cukup lama menjabat, yakni empat tahun, serta ingin memberikan kesempatan bagi pegawai negeri sipil lain yang dianggap lebih potensial.

Menindaklanjuti pengunduran diri itu, Bupati Aceh Tenggara menunjuk Sekretaris Camat (Sekcam) Deleng Pokhisen, Dedi Putra, sebagai Pelaksana Harian (Plh).

“SK Bupati sudah diterbitkan dan sedang diproses,” ujar Yusrizal.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Aceh Tenggara, Abdul Syafaruddin, juga membenarkan adanya surat pengunduran diri tersebut.

Namun, ia mengatakan lembaganya belum menerima salinan resmi dari camat bersangkutan.

“Surat pengunduran diri memang diberikan kepada Sekda. Terkait siapa penggantinya, kami masih menunggu arahan pimpinan,” katanya.

Langkah Syaiful mundur dari jabatan camat berlangsung di tengah sorotan publik.

Sebelumnya, ia dilaporkan ke Polres Aceh Tenggara oleh seorang warga bernama Jaya Arjuna, terkait dugaan tindak penganiayaan. Laporan itu tercatat dengan nomor Reg/292/IX/2025/Reskrim.

Hingga kini, laporan tersebut masih dalam penanganan kepolisian.

Sementara roda pemerintahan Kecamatan Deleng Pokhisen saat ini dijalankan oleh pelaksana harian yang ditunjuk Bupati.(AFW016)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...