Ayah Korban Penikaman di Muslim Ayub Fest, Laporkan Panitia ke Polisi

Surat pelaporan Usman Gayo alias Usman Bin M. Isa, ayah korban Nanda Pratama (Alm). Rabu 3 September 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/AFW016].

Kutacane. RU – Usman Gayo (51), warga Desa Buah Palah, Kecamatan Lawe Sumur, resmi melaporkan panitia penyelenggara Festival Muslim Ayub ke Polres Aceh Tenggara.

Laporan ini terkait kematian putranya, Nanda Pratama (20), yang tewas ditikam usai terlibat selisih paham saat penutupan festival di Stadion H Syahadat, Kutacane, pada 18 Agustus 2025.

Usman mendatangi Polres Aceh Tenggara pada 1 September 2025 yang lalu.

Ia didampingi Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Dahriansyah, Ketua Pemuda Pulonas, sejumlah warga, Ketua LSM Korek dan Kaliber.

Dalam laporannya, Usman menilai panitia lalai mengantisipasi potensi keributan dalam acara tersebut.

“Benar, saya keberatan atas meninggalnya anak saya. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres Aceh Tenggara karena kami menduga ada kelalaian panitia penyelenggara Festival Muslim Ayub,” ujar Usman, seperti diberitakan rahasiaumum.com Rabu (03/09/2025)

Dahriansyah menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum hingga tuntas.

Ia meminta polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Panitia penyelenggara sudah dilaporkan. Kami berharap proses hukum berjalan cepat, dan kami siap mengawal kasus ini sampai selesai,” kata Dahriansyah.(AFW016)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...