Wilayah Tengah Aceh Dilanda Banjir, Pasokan Sayur ke Banda Aceh Terganggu

Pasar Almahirah
Pedagang di Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh menjual stok lama kebutuhan dapur, karena distribusi sayur-sayuran dari wilayah tengah Aceh terputus akibat banjir di Aceh Tengah dan Bener Meriah tiga hari terakhir. (Foto: Nukilan.id)

Banda Aceh. RU – Akibat banjir yang kembali melanda wilayah tengah Aceh berdampak pada putusnya pasokan sayur-sayuran ke Banda Aceh.

Pedagang di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh, mengatakan suplai komoditas sayur terhenti akibat putusnya akses transportasi dari Aceh Tengah dan Bener Meriah sejak Senin, 6 April 2026. 

Banjir yang melanda kawasan pegunungan tersebut melumpuhkan jalur utama, sehingga distribusi barang ke Banda Aceh terhenti total.

Biasanya, barang kebutuhan dapur seperti cabai, tomat, dan kentang dipasok dari wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan truk pengangkut yang tiba setiap subuh di Pasar Al-Mahirah.

Namun, hingga Selasa (07/04/2026) menjelang siang, banyak lapak pedagang yang terlihat kosong karena tidak ada truk sayur yang tiba.

Beberapa pedagang terpaksa menutup lapak, menyisakan sebagian kecil pedagang yang masih memiliki stok lama dengan kondisi sayur yang tidak lagi segar.

“Biasanya, setiap subuh barang sayur dan kebutuban dapur sudah masuk. Tapi hari ini tidak ada barang masuk sama sekali. Transportasi terganggu total karena banjir di sana,” ujar seorang pedagang di Pasar Al-Mahirah.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *