Wartawan Bithe.co Dipanggil Polda Aceh Terkait Dugaan Hoaks

Pimpinan Redaksi Bithe.co, Nazar Ahadi. Rabu 1 April 2026. [Foto Dok : Pribadi/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Wartawan Bithe.co di Kabupaten Aceh Barat Daya, Wahyu Andika, menerima panggilan dari Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus terkait dugaan penyebaran informasi palsu.

Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat undangan klarifikasi Nomor B/217-III/RES.2.5./2026/Ditreskrimsus bertanggal 31 Maret 2026 yang ditandatangani Kombes Wahyudi.

Dalam dokumen itu disebutkan, penyidik Subdirektorat Siber tengah menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran yang terjadi pada 15 Maret 2026.

Laporan diajukan oleh seorang pelapor bernama Alkahfi, berkaitan dengan dugaan penyebaran informasi bohong yang berpotensi menimbulkan kerugian di masyarakat.

Wahyu dijadwalkan hadir sebagai saksi pada Kamis, 2 April 2026, pukul 14.00 WIB di ruang Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh. Ia mengonfirmasi telah menerima surat tersebut.

“Benar, suratnya semalam saya terima untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan penyebaran berita bohong,” kata Wahyu, Rabu (01/04/2026).

Pimpinan Redaksi Bithe.co, Nazar Ahadi, mengaku terkejut atas pemanggilan tersebut.

Ia menyebut informasi baru diterima setelah wartawan di Aceh Barat Daya melaporkan adanya surat tersebut.

“Kami kaget mendapat informasi ini. Seharusnya surat klarifikasi dikirimkan ke kantor redaksi, bukan langsung ke wartawan di lapangan,” ujarnya.

Nazar yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia Aceh menilai aparat penegak hukum perlu berhati-hati dalam menangani laporan yang berkaitan dengan produk jurnalistik.

Ia mengimbau agar dilakukan koordinasi dengan lembaga atau organisasi profesi sebelum langkah pemanggilan, serta mengedepankan klarifikasi jika terdapat pihak yang merasa dirugikan.

Nazar menegaskan, nama pelapor tidak tercantum dalam berita yang diterbitkan Bithe.co.(T018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *