Sinabang. RU – Kepolisian di Kabupaten Simeulue menyelidiki dugaan pembakaran rumah warga di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, oleh pihak yang belum teridentifikasi.
Kapolres Simeulue melalui Kasatreskrim Ipda Muhammad Kautsar, mengatakan rumah milik Ralimansia itu terbakar pada malam Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kami sedang menyelidiki apakah kebakaran ini disengaja dilakukan orang lain atau tidak,” kata Muhammad Kautsar.
Dalam penyelidikan tersebut, pihaknya juga memanggil dan meminta keterangan sejumlah orang guna mengumpulkan informasi serta bukti-bukti di lapangan.
“Beberapa orang saksi masih dalam tahap pemeriksaan guna mengungkap motif dugaan pembakaran rumah tersebut. Tim juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP,” kata Muhammad Kautsar.
Sebelumnya, Ralimansia, pemilik rumah, mengungkapkan tempat tinggalnya tersebut terbakar pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026.
Malam itu, Ralimansia bersama suami dan tiga anaknya sedang tidur, dan terbangun ketika merasakan suhu panas serta mendapati api telah menjalar ke bagian dinding rumah.
Kemudian, Ralimansia beserta anggota keluarga lainnya keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari kobaran api.
“Saya menduga rumah kami dibakar orang. Saya sudah menetap di rumah ini selama 18 tahun. Saya tidak mengerti apa kesalahan saya hingga rumah saya dibakar,” katanya.
Ralimansia mencurigai beberapa orang yang diduga membakar rumahnya. Karena sebelumnya insiden pembakaran itu, rumahnya juga sempat dilempari benda yang diduga bom molotov, meski tidak sampai memicu kebakaran.
“Sebelumnya, saya dan keluarga juga menerima ancaman bunuh. Anak-anak saya trauma atas kejadian itu. Kasus ini sudah saya laporkan ke polisi. Kami berharap polisi mengusut tuntas kasus pembakaran ini, serta memberi perlindungan kepada saya dan keluarga,” kata Ralimansia.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Raya Hasmin mengatakan informasi awal yang diterima menyebutkan dugaan pembakaran rumah itu dipicu isu praktik dukun.
“Saya baru mengetahui isu tersebut setelah rumah terbakar. Sebelumnya, saya belum pernah mendengar kabar soal isu praktik dukun tersebut,” kata Hasmin.
Pada malam kejadian, kata dia, dirinya pulang setelah melaksanakan takbiran. Kemudian, ia menerima telepon ada rumah yang terbakar sekira pukul 12 malam.
“Saya langsung ke lokasi, melihat rumah tersebut telah terbakar. Kemudian, saya segera berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait kejadian itu,” kata Hasmin.(TH05)














