Lhoksukon. RU – Polda Aceh menyatakan akan memerbaiki jembatan Bailey yang mereka bangun di Desa Lhok Cut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yang kondisinya kini miring setelah diterjang air luapan.
“Perbaikan terhadap bagian pondasi jembatan yang mengalami pergeseran direncanakan akan dilaksanakan setelahIdulfitri, sehingga jembatan dapat kembali berfungsi secara optimal dan aman bagi masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Minggu (15/03/2026).
Jembatan Bailey ini diketahui mengalami kemiringan sekitar 15 derajat setelah diterjang banjir akibat meluapnya air sungai pada 11 Maret 2026 lalu.
Meski demikian, jembatan yang menjadi akses utama bagi warga empat desa tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.
Joko mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, jembatan tersebut mengalami pergeseran pada pondasi tiang pancang setelah debit air sungai meningkat dan meluap pada 11 Maret 2026 lalu.
Pergeseran itu menyebabkan salah satu bagian konstruksi jembatan mengalami kemiringan sekitar 15 derajat.
Meski mengalami kemiringan, jembatan tersebut saat ini masih dapat dilalui kendaraan roda dua dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.
Sementara itu, proses normalisasi dan perapihan jalan penghubung menuju jembatan masih terus dilakukan.
Ia berharap upaya tersebut dapat segera memulihkan akses transportasi warga serta menjaga keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.(TH05)














