Jakarta. RU – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di DoubleTree by Hilton Jakarta, Kamis (12/03/2026), membahas pemanfaatan aset kawasan Kilang LNG Arun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan dipimpin Direktur Operasional Pengelolaan Aset LMAN Mahdi, dengan kehadiran Deputi Keuangan dan Komersialisasi Badan Pengelola Migas Aceh Afrul Wahyuni.
Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menyampaikan potensi strategis kawasan Kilang LNG Arun yang dapat menjadi penggerak ekonomi daerah, membuka investasi, dan lapangan kerja.
“Kawasan Kilang LNG Arun memiliki nilai strategis bagi Lhokseumawe dan Aceh. Dengan pemanfaatan yang tepat dan inovatif, aset ini dapat kembali menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Sayuti.
Diskusi juga menyoroti peningkatan layanan kesehatan di Rumah Sakit Arun melalui penguatan fasilitas dan kapasitas rumah sakit.
Sayuti menekankan pentingnya akses medis yang lebih baik bagi warga Lhokseumawe dan sekitarnya.
“Kami berharap penguatan fasilitas dan peningkatan kapasitas Rumah Sakit Arun dapat terus didorong, sehingga rumah sakit ini mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan,” tambahnya.
FGD ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam merumuskan strategi pemanfaatan aset negara serta pengembangan pelayanan publik di daerah.(*)














