PAD Baru 11 Persen, Pemkab Aceh Barat Genjot Sumber Pendapatan

Bupati Tarmizi saat pimpin rapat perdana Satgas Optimalisasi PAD di ruang rapat Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat. Senin 2 Maret 2026. [Foto Dok : Pemkab Aceh Barat/rahasiaumum.com]

Aceh Barat. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar rapat perdana Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di ruang rapat Teuku Umar, Setdakab setempat, Senin (02/03/2026).

Pembentukan tim tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal di tengah kondisi keuangan yang dinilai masih lemah.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi menegaskan peningkatan PAD merupakan perhatian serius pemerintah pusat dan menjadi arahan langsung Presiden Prabowo Subianto kepada kepala daerah.

“Daerah tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada dana transfer pusat. Kita harus kreatif memikirkan sumber PAD untuk membiayai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Tarmizi menyebut kontribusi PAD Aceh Barat saat ini sekitar 11 persen, sedangkan sisanya berasal dari transfer pusat. Kondisi itu menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi.

“Dengan kondisi fiskal yang lemah pada tahun lalu dan tahun ini, satu-satunya solusi adalah memperkuat PAD. Karena itu, kita membentuk Satgas yang melibatkan lintas sektor untuk merumuskan langkah konkret yang efektif tanpa membebani masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti potensi kebocoran penerimaan yang belum tertangani optimal. Selain itu, pemerintah daerah berencana mengaktifkan kembali peran BUMD agar dikelola profesional dan mampu menjadi motor ekonomi.

“Nantinya seluruh potensi PAD, baik dari sektor laut, darat, pertambangan, maupun sektor lainnya, akan kita optimalkan melalui BUMD dan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG),” jelas Tarmizi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *