Melirik Capaian 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Abdya

Bupati Abdya Safaruddin dan Wakil Zaman Akli. Kamis 26 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Bupati Safaruddin, dan Wakil Bupati Zaman Akli, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya merilis laporan bertajuk “Capaian 1 Tahun Pemerintahan” yang memuat sederet indikator kinerja.

Dalam dokumen tersebut, pemkab mencatat predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 kategori Pratama, penetapan Abdya sebagai tuan rumah MTQ Aceh ke-38 tahun 2027, serta peringkat kedelapan nasional UHC Awards 2026.

Daerah ini juga meraih Juara I Teknologi Tepat Guna (TTG) Aceh 2025, penghargaan kearsipan digital dari ANRI, nilai Indeks Statistik Sektoral 2,89 atau peringkat ketiga se-Aceh, kualitas udara terbaik tingkat provinsi, serta posisi tiga besar Indeks Kualitas Lahan dan Lingkungan Hidup.

Dari aspek fiskal, pemerintah daerah mengklaim menurunkan utang dari Rp58 miliar menjadi Rp6 miliar atau sekitar 89,7 persen.

Selain itu, penyaluran hak gampong Tahun Anggaran 2024 senilai lebih dari Rp7,2 miliar telah dituntaskan.

Angka kemiskinan dilaporkan menyusut dari 15,32 persen menjadi 13,30 persen atau setara pengurangan sekitar 2.970 jiwa.

Pada sektor kesehatan, RSUD Teungku Peukan kini berstatus Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Layanan baru yang tersedia meliputi poliklinik jantung, tindakan laparoskopi, USG tiga hingga empat dimensi, Baby CPAP, serta Transcranial Doppler.

Bidang pertanian dan perikanan mendapat dukungan alat dan sarana produksi, antara lain 100 pompa air, empat traktor roda empat, 25 hand traktor, serta tiga unit combine harvester.

Program Kampung Nelayan Merah Putih digelontorkan dengan anggaran sekitar Rp22 miliar.

Di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, sebanyak 25 produk dilaporkan masuk gerai ritel modern Indomaret dan 150 pelaku usaha dipromosikan melalui Gerai Dekranas.

Ketua LSM YARA Abdya, Suhaimi N, SH, MH, mengapresiasi capaian tersebut sebagai fondasi awal pemerintahan.

Namun ia mengingatkan pentingnya keterbukaan dan kesinambungan kebijakan.

“Prestasi harus diimbangi penguatan akuntabilitas dan partisipasi publik,” ujarnya, kepada rahasiaumum.com, pada Kamis (26/02/2026).

Ulama setempat, Tgk H Farmadi ZA, MSc, turut mengimbau agar pembangunan tetap berlandaskan kebersamaan dan keadilan.

Ia menilai tolok ukur keberhasilan tidak semata bertumpu pada penghargaan, melainkan pada dampak nyata terhadap kemaslahatan serta pengurangan ketimpangan sosial.

“Bersyukurlah kita masyarakat Abdya, kita memiliki pemimpin yang peduli dengan segala bidang. Mudah-mudahan beliau selalu dalam ridho dan lindungan Allah SWT. Aamiiin,” katanya.

Setahun pertama dinilai sebagai tahap awal yang menjanjikan.

Meski demikian, warga berharap konsistensi dan keberlanjutan program benar-benar menghadirkan perubahan konkret bagi kesejahteraan masyarakat.(T018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *