Lhokseumawe. RU – Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, membuka Bazar Ramadhan Lhokseumawe 2026 di lapangan Hiraq, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan berlangsung hingga 1 Maret, menampilkan puluhan stan UMKM dari Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Riefky menekankan ekonomi kreatif sebagai sumber lapangan kerja dan penggerak pertumbuhan daerah.
Ia membagi sektor ini dalam empat klaster: berbasis budaya (fashion, kuliner, kerajinan, seni), desain (interior, arsitek, komunikasi visual), media (film, animasi, musik, fotografi), dan digital/teknologi (games, aplikasi, konten kreator, AI, blockchain).
“Kepala daerah melihat ekonomi kreatif sebagai tambang baru untuk membuka lapangan kerja, memutar roda ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak untuk mendukung,” ujar Riefky.
Ia menambahkan, kementerian mendorong brand lokal menembus pasar nasional dan global, mengikuti jejak negara yang berhasil mengekspor produk kreatif seperti Korea Selatan dan Jepang.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, mengapresiasi dukungan kementerian, termasuk anggaran Rp600 juta yang memungkinkan bazar terlaksana.
“Kegiatan ini terbesar di Indonesia untuk skala kota dan diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat ekonomi lokal,” kata Sayuti.
Bazar mengusung tema Ramadhan Berkah Ekonomi Kreatif Tumbuh, sekaligus memberikan santunan untuk 30 anak yatim dan menjadi ruang promosi produk pasca bencana.
Riefky dan Sayuti meninjau stan dan mengajak peserta menjaga kualitas, kebersihan, dan pelayanan.
Acara dihadiri Staf Khusus Menteri Ekraf, Forkopimda, anggota DPRA, pejabat OPD, BUMN, dan BUMD.(*)














