RSJ Aceh Rawat 441 Pasien, Kelebihan Kapasitas 120 Persen

Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif. Jumat 13 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh saat ini merawat 441 pasien rawat inap, melebihi kapasitas 354 tempat tidur atau sekitar 120 persen, per 10 Februari 2026.

Kondisi ini disampaikan Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif, saat konferensi pers peluncuran film dokumenter NOEH, Kamis (12/02/2026).

Sebanyak 62 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Aceh masih dipasung di sejumlah kabupaten/kota, meski program pembebasan pasung telah dijalankan.

Menurut dr. Hanif, praktik pasung kerap terjadi karena keluarga tidak mampu merawat pasien akibat faktor usia, keterbatasan fisik dan ekonomi, atau perilaku ODGJ yang dianggap membahayakan lingkungan.

“Banyak orang tua merasa tidak sanggup lagi mengawasi anaknya. Ada juga karena pasien mengganggu warga, merusak rumah, atau berperilaku agresif. Itu yang membuat keluarga memilih pasung,” jelas dr. Hanif.

Ia menegaskan, pasung bukan solusi penanganan ODGJ dan justru memperberat kondisi pasien.

Film NOEH yang digarap RSJ Aceh bertujuan meningkatkan pemahaman publik bahwa ODGJ yang mendapat penanganan tepat masih bisa pulih dan produktif.

Rehabilitasi terpadu di Kuta Malaka menjadi salah satu contoh upaya pasien diarahkan untuk bekerja dan mengembangkan keterampilan di bawah pengawasan.

Data RSJ Aceh menunjukkan kelompok pasien dengan lama perawatan 1–42 hari paling banyak, yakni 190 orang, diikuti 43–103 hari sebanyak 104 pasien, 104–180 hari 90 pasien, 181–365 hari 33 pasien, 366–546 hari 12 pasien, serta lebih dari 546 hari 12 pasien.(R015)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *